Postingan

Gambar
AKU SEDIH DENGAN KISAH YANG INDAH Oleh: Yabes Ottu Aku sedih dengan ukiran yang indah Terbuai dalam kehangatan kasih Hingga akhir menjemput sebagai pemisah Jiwa yang kuat kini menemui kalah Aku sedih dengan ukiran yang indah Cinta dan garis tangan saling menuduh Hingga kita menemui runtuh Cerita kini bukan lagi tentang kasih          Aku sedih dengan ukiran yang indah Luka yang begitu menusuk Hingga kita menemui akhir yang lumpuh Aku sedih Dengan ukuran yang indah Yang berhenti hingga tak mempu melangkah Hingga tenggelam oleh takdir yang pedih Aku sedih Dengan ukiran yang indah Terlalu bahagia hingga menemui bodoh Hingga tak mampu melawan pisah Aku sedih dengan ukuran yang indah Aku menangis meratapi takdir Bahkan tak lagi mampu berpikir Kepada senja aku mengadu Betapa pedih hatiku Tentang takdir yang begitu kejam Kini aku hanya pasrah dalam diam Kupang, 19 Januari 2019
Gambar
"DIBALIK KEGAGALAN MASIH ADA HARAPAN" oleh :Vhence V.Mauboi Suatu impian yang ku genggam dan tak ingin dilepaskan.   Seorang perempuan yang terlahir dari keluarga yang sederhana,dengan kehidupan yang begitu berkecukupan, dan hidup di tengah-tengah lingkungan masyarakat yang tergolong mampu. Sejak kelas III SD,saya sdh mempunyai cita-cita menjadi seorang pendeta,cita-cita yang begitu melekat dalam diri sejak kecil menjadi seorang pendeta. Di pagi hari yang cerah waktu liburan kami anggota keluarga duduk dan berceritra,di temani kopi pagi begitu hangat dengan suasana pagi yang begitu cerah. Ketika ayah bertanya pada saya "apa cita-cita mu nanti?" Dengan penuh gembira saya menjawab,saya ingin menjadi seorang pendeta,yang berdiri dan memimpin" Percakapan yang begitu lama dengan canda tawa bersama kedua orang tua,dan keempat saudara saya, Dan ayah memberikan nasehat "bersekolahlah selagi kami masih mampu memberikan kalian kesempatan untuk ber...
Gambar
HARTA DARI AYAH UNTUK KU Oleh: Yabes Ottu/Bung Ottu             Malam ini, aku dan keempat saudara ku, serta ayah dan Ibu duduk mengelilingi meja makan, yang diatas meja tersebut telah tersedia hidangan makan malam seadanya, yang telah disediakan oleh ibu.             Dari sudut meja makan dengan suara yang lembut, ibu mempersilahkan untuk kami menikmati hidangannya. Kami bergantian mengambil hidangan diatas meja sederhana, yang berada tepat di ruang keluarga yang berukuran kecil, yang kami miliki. Suasan bahagiapun semakin lengkap, ketika adik bungsu  bersedia memimpin doa makan, dengan mengejakan doa Bapak kami. “Pa, ma, malam ini saya yang pimpin doa makan ya,” ucap adik bungsu ku, yang memiliki nama lengkap Vallentino. “iya, boleh adik,”  jawab bapak menyetujui permintaan adik ku.             Selesai adikku memimpin doa makan, kami langsung menikmati hidangan sederhana...
Gambar
DAN INI KARENA KAMU YANG MASIH DISINI *Bung Ottu Ku buka lembaran baru Pada masa yang tampak misteri Mencoba berbisik dalam cengraman bisu Tentang rasa yang masih ku gumuli Mencoba melafazkan Puisi pinta pada Tuhan Bersama sebongkah harapan Mungkinkah aku mengantongi ketika amin Kisah ku yang lalu Yang hingga kini masih menyatu Dalam dekapan doa senja Walau rasa bosan ku kian memburu untuk berlalu Kepada fajar timur yang merekah Aku kembali minitip cerita yang merah Ku goreskan cerita serta memilih Walau nurani berkata "itu salah" Ku biarkan dunia menertawaankan ku Karena Itulah bodoh ku Yang terlalu pintar menyimpan rasa Walau pun itu membakar sukma Dan ini Karena kamu yang masih disini Senyum yang terpancar oleh bibir tipis mu Masih terus menghiasi mimpi tidur ku KUPANG, 05 Januari 2020
Gambar
SUKA DAN DUKA DI TANAH RANTAUAN Oleh : Yabes Ottu/Bung Ottu Disini, di sudut kota kota ini Aku menyimpan segenggam cita-cita Sebuah misi yang dititipkan orang tua Kamar kecil menjadi saksi bisu Menjadi saksi ketika ada tangis Dan sebuah lilin kecil membenarkan itu Hadir dengan misi merubah status sosial Walau kadang menempuh gagal Namun bangkit menjadi pilihan Mengembara adalah pilihan Rintangan selalu menjadi santapan Tangis selalu hadir ketika aku di sudut sini Untuk sesaat hidup lebih rendah Memandang lebih jauh pun tak boleh Adakalanya aku terjebak dalam cengkeraman pesimis Menyudutkan aku menemui tangis Namun loyalitas Tuhan Menjadi kunci percayaku Semua tentang aku Tentang Perjuangan sang anak desa Kupang, 10 Desember 2019
Gambar
-PELANGI INDAH- Oleh : Angel Thamariska Talan Terimakasih derai air mata Hadirmu merubah suasana Pelangi indah boleh kumiliki lagi Karena engkau yang menghampiri Terimakasih mendung Engkau membawa sejuk dalam kalbu Bunga mawar Di taman boleh mekar indah Karena butir-butir air hujan yang jatuh Terimakasih badai Selamat datang pelangi Silahkan pergi duka hati
Gambar
CERPEN Oleh: Yabes Ottu -KISAH DI PERTENGAHAN BULAN JUNI- Pertemuan yang tak terduga oleh aku dan dia. Datang disaat aku menemui jalan buntu dan tak tahu kemana aku harus beranjak keluar dari kisah pilu yang baru saja menimpaku beberapa saat lalu. Datang dengan senyum sederhana namun membangkitkan semangat juang. Jiwa yang hancur luluh dalam luka bekas bengis yang dilukis ole dia yang telah berlalu. Dia datang mengajarkan tentang bagaimana mencintai tanpa memandang latar belakang. Dia tak peduli latar belakang. Yang dia inginkan dariku hanya kasih yang tulus karena menurutnya materi akan diperoleh tapi kasih yang tulus tak gampang diperoleh serta dimiliki. Dia hadir mengajarkan tentang pentingnya mengucapkan selamat tidur di setiap malam serta betapa pentingnya melafalkan namanya dalam setiap doa pada Sang pencipta. Hadir Memberikan dukungan untuk tetap ada dalam medan juang demi menggapai cita-cita. Cerita yang dimulai dipertengahan bulan juni kian berdiri kokoh diatas da...