AKU SEDIH DENGAN KISAH YANG INDAH
Oleh: Yabes Ottu
Aku sedih dengan ukiran yang indah
Terbuai dalam kehangatan kasih
Hingga akhir menjemput sebagai pemisah
Jiwa yang kuat kini menemui kalah
Aku sedih dengan ukiran yang indah
Cinta dan garis tangan saling menuduh
Hingga kita menemui runtuh
Cerita kini bukan lagi tentang kasih

Aku sedih
dengan ukiran yang indah
Luka yang begitu menusuk
Hingga kita menemui akhir yang lumpuh
Aku sedih
Dengan ukuran yang indah
Yang berhenti hingga tak mempu melangkah
Hingga tenggelam oleh takdir yang pedih
Aku sedih
Dengan ukiran yang indah
Terlalu bahagia hingga menemui bodoh
Hingga tak mampu melawan pisah
Aku sedih dengan ukuran yang indah
Aku menangis meratapi takdir
Bahkan tak lagi mampu berpikir
Kepada senja aku mengadu
Betapa pedih hatiku
Tentang takdir yang begitu kejam
Kini aku hanya pasrah dalam diam
Kupang, 19 Januari 2019
Oleh: Yabes Ottu
Aku sedih dengan ukiran yang indah
Terbuai dalam kehangatan kasih
Hingga akhir menjemput sebagai pemisah
Jiwa yang kuat kini menemui kalah
Aku sedih dengan ukiran yang indah
Cinta dan garis tangan saling menuduh
Hingga kita menemui runtuh
Cerita kini bukan lagi tentang kasih

Aku sedih
dengan ukiran yang indah
Luka yang begitu menusuk
Hingga kita menemui akhir yang lumpuh
Aku sedih
Dengan ukuran yang indah
Yang berhenti hingga tak mempu melangkah
Hingga tenggelam oleh takdir yang pedih
Aku sedih
Dengan ukiran yang indah
Terlalu bahagia hingga menemui bodoh
Hingga tak mampu melawan pisah
Aku sedih dengan ukuran yang indah
Aku menangis meratapi takdir
Bahkan tak lagi mampu berpikir
Kepada senja aku mengadu
Betapa pedih hatiku
Tentang takdir yang begitu kejam
Kini aku hanya pasrah dalam diam
Kupang, 19 Januari 2019
Komentar
Posting Komentar